Tampilkan postingan dengan label Pelayanan Publik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelayanan Publik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Desember 2016

KABUPATEN SUMBAWA PEROLEH PREDIKAT KEPATUHAN TINGGI TERHADAP UU 25 TAHUN 2009

Salah satu prestasi dalam proses perjalanan pemerintahan daerah yang belum satu tahun usia pemerintahan pemerintahan Kabupaten Sumbawa di bawah pimpinan H.M. Husni Djibril B,Sc dan Drs. H, Mahmud Abdullah, mengalami  lompatan besar dalam menata kebijakan di sector pelayanan publik, Kabupaten Sumbawa adalah salah satu dari 15 Kabupaten di Indonesia, mendapat penilaian dari Ombudsman RI berupa predikat Kepatuhan tinggi, dari predikat rendah (Zona Merah) pada tahun 2015. Pada akhir tahun 2016 Kabupaten Sumbawa mendapatkan predikat Tinggi (Zona Hijau) tanpa melalui zona kuning (sedang), sebagai star awal kebijakan pembangunan di masa mendatang.
Penghargaan ini diterima oleh Bupati Sumbawa pada acara Penganugerahan Predikat Kepatuhan Terhadap Standar Pelayanan Publik Sesuai UU Nomor 25/2009 tentang Pelayanan Publik oleh Ombudsman RI, di Hotel Borobudur, Jakarta (7/12). Hal ini tentu menjadi sebuah catatan hebat bagi Pemerintahan Daerah Kabupaten Sumbawa yang ingin mewujudkan Sumbawa Hebat dan Bermartabat. Dengan menjadikan peningkatan pelayanan publik sebagai salah satu starting poin pemerintahan 2016-2021.
Bupati Sumbawa H.M.Husni Djibril, B.Sc bersama
Kepala Ombudsman Perwakilan NTB
Wakil Presiden Republik Indonesia, Bapak Jusuf Kalla hadir dan memberikan langsung Seritifikat Penganugerahan Predikat Kepatuhan atas Undang Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik sekaligus meresmikan Call Center 137. Penganugerahan Predikat Kepatuhan diberikan oleh Wakil Presiden RI bersama dengan Prof. Amzulian Rifai sebagai Ketua Ombudsman RI. Penganugerahan Predikat Kepatuhan wujud dari hasil penilaian kepatuhan standar pelayanan publik yang dilakukan secara mandiri oleh Ombudsman RI dan dibagi dalam 2 (dua) kategori, yaitu 1) Kementerian dan Lembaga dan 2) Pemerintah Daerah. Sebagai penerima predikat kepatuhan tinggi jatuh pada 11 Kementerian, 10 Lembaga Negara, 13 Pemerintah Propinsi, 15 Pemerintah Kabupaten dan 16 Pemerintah Kota.

Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran birokrasi/ASN Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang telah bersama-sama melakukan upaya meningkatkan kepatuhan pada pemenuhan standar pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa, sekaligus menyampaikan penghargaan yg setinggi-tingginya kepada Ombudsman Perwakilan NTB yang telah memberikan support berupa pendampingan dan perbaikan dalam upaya meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa. Bupati berharap agar penghargaan ini dijadikan sebagai spirit positif sekaligus momentum untuk selalu meningkatkan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Mari terus kita berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, berikan pelayanan yang cepat, tepat, ramah, bersahabat serta pelayanan yang bebas pungutan liar/KKN”. Demikian harapan Bupati. Selain itu Bupati berharap harus ada peningkatan kualitas pelayanan public, yang mana hal ini akan berdampak pada peningkatan pembangunan di Kabupaten Sumbawa dikarenakan akan mendatangkan investasi yang membuat multiflier effect bagi pertumbuhan perekonomian sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kamis, 13 Oktober 2016

MENDIKBUD RESMIKAN OPERASIONAL KLINIK SURYA MEDIKA PKU MUHAMMADIYAH SUMBAWA

Klinik “Surya Medika” Pusat Kesehatan Umat (PKU) Muhammadiyah Sumbawa secara operasional akan dimulai, Menteri Pendidikan RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP, Kamis (13/10) yang juga selaku Ketua PP Muhammadiyah secara resmi menyatakan mulai berlakunya operasional Klinik Surya Medika. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan pelepasan balon ke udara oleh Mendikbud disaksikan oleh Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Din Syamsuddin, Irjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Daryanto, Bupati Sumbawa, H.M. Husni Djibril, Ketua PD Muhammadiyah Sumbawa H. Faisal Salim, S.Ag, Wakil Ketua DPRD, Kamaluddin ST.,M.Si,. Kapolres Sumbawa, AKBP. Muhammad SIK, dan para pimpinan SKPD.
Pelepasan balon oleh Mendikbud yang juga Ketua PP Muhammadiyah
sebagai tanda mulainya operasional Klinik Surya Medika
PKU Muhammadiyah Sumbawa

Mendikbud RI, Prof.  Muhadjir Effendy dalam sambutannya mengatakan, ada dua orang yang paling berjasa dalam pendirian klinik ini, salah satunya Prof. Dr. Din Syamsuddin. Klinik ini akan menjadi rintisan Rumah Sakit Muhammadiyah di  Sumbawa. Karena itu dia meminta Bupati Sumbawa untuk memberikan perhatiannya kepada klinik tersebut. Meski klinik, Menteri Muhadjir berharap menjadi poliklinik yang berkelas mulai dari pelayanan dan fasilitas yang disediakan harus yang terbaik. Standar yang digunakan adalah standar pelayanan dan kinerja karyawan Rumah Sakit Pendidikan di Universitas Muhammadiyah Malang. Dari segi peralatan dan dokter spesialis, Muhadjir yang juga pimpinan pusat Muhammadiyah ini, Klinik Surya Medika sudah layak menjadi rumah sakit tipe D. Untuk memenuhi kelayakan itu, ruang rawat inapnya harus ditambah. Menurutnya, ini adalah tantangan bagi  Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sumbawa untuk mengelola klinik tersebut secara professional, modern dan akuntabilitas yang baik. “Sebab semua ini bisa dipertanggungjawabkan secara bisnis maupun di hadapan Allah SWT,” demikian disampaikan Prof. Muhadjir.
Pengguntingan Pita bersama-sama
Dirjen Kemendikbud, Ketua PDM Sumbawa, Prof. Din Syamsuddin,
Mendikbud, Bupati Sumbawa, Kadis Kesehatan Sumbawa 

Sementara itu, salah seorang tokoh Muhammadiyah yang juga Ketua Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dea Malela Prof. Dr. Din Syamsuddin menyampaikan terimakasih kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Karena jasanya bukan hanya saat itu sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tapi juga sebagai Mendibud, klinik tersebut bisa terwujud. UMM juga tidak hanya membantu pembangunan fisik gedung, melainkan dukungan pengembangan kapasitas bangunan dan karyawan serta dokter.
Prasasti Peresmian Gedung Klinik Surya Medika
PKU Muhammadiyah Sumbawa oleh Presiden Jokowi

Sementara itu, Bupati Sumbawa, Drs. H. M. Husni Djibril, B.Sc  menyampaikan ucapan selamat datang kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Kabupaten Sumbawa. Selanjutnya Bupati Husni menyampaikan apresiasi atas pembangunan Klinik PKU Muhammadiyah Sumbawa ini sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan akses masyarakat dalam memperoleh alternatif dan kemudahan pelayanan kesehatan. Sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan Islam di Indonesia, Muhammadiyah telah banyak berkiprah dan memberikan sumbangsih yang nyata bagi masyarakat, utamanya dalam bidang pendidikan maupun kesehatan. “Kita dapat menyaksikan begitu banyaknya sekolah, perguruan tinggi dan rumah sakit yang didirikan Muhammadiyah. Begitu juga di sektor ekonomi, jaringan amal usaha ekonomi Muhammadiyah baik yang berbentuk lembaga keuangan, industri, koperasi maupun baitul tamwil yang tersebar di seluruh Indonesia, telah membantu upaya pemerintah dalam membangun kembali ekonomi mikro berbasis kerakyatan,” bebernya.
Peninjauan Klinik Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa

Selanjutnya Bupati Husni menyampaikan bahwa Muhammadiyah kembali mewujudkan komitmennya untuk berkiprah dan memberikan sumbangsih yang nyata bagi masyarakat, yakni dengan telah berdirinya Klinik Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa. Keberadaan klinik ini tentunya merupakan salah satu upaya penyediaan layanan kesehatan bagi masyarakat dengan maksud agar masyarakat semakin mudah memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu dan berkualitas. Dan diharapkan, klinik PKU Muhammadiyah Sumbawa ini nantinya memiliki kemampuan pelayanan yang optimal. Artinya penyelenggaraan good patient care, dengan tenaga-tenaga kesehatan yang profesional, berdaya dan berhasil guna. “Kami sampaikan terima kasih atas kehadiran Klinik ini karena akan memperluas pilihan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Insya Allah keberadaannya akan ikut membantu mengatasi keterbatasan daya dukung atau daya tampung prasarana kesehatan yang ada di daerah ini,” ungkapnya.
Bupati Sumbawa H.M.Husni Djibril, B.Sc turut menerbangkan
balon sebagai tanda mulainya operasional Klinik Surya Medika
PKU Muhammadiyah Sumbawa

Sebagai rangkaian dari peresmian itu, PD Muhammadiyah Sumbawa menyerahkan bantuan sembako sekaligus pengobatan gratis kepada kaum dhuafa terutama yang tinggal di sekitar Klinik Surya Medika.


Rabu, 31 Agustus 2016

KPPT SUMBAWA BAKAL TERAPKAN "5 HARI JADI"

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kabupaten Sumbawa bakal menerapkan Perizinan Verifikasi “5 Hari Jadi”. Program tersebut mulai di dibicarakan dalam Rapat Koordinasi Penyederhanaan Alur Perizinan yang dihadiri Asisten Pemerintahan dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Sumbawa, para kepala SKPD, dan Pejabat di Kejaksaan Negeri Sumbawa.
Kegiatan berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (31/8/2016). Dalam arahannya, Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah menyatakan sangat mendukung program tersebut. Karena program tersebut dianggap lebih efisien, karena sebelumnya pelayanan perizinan yang biasanya berlangsung sekitar 12 hari, dengan adanya program tersebut menjadi tuntas 5 hari saja. “jalur administrasi dalam kepengurusan ijin ini agar bisa dipersingkat, tanpa mengesampingkan aturan yang telah ditetapkan,” harapnya.
Haji Mo berharap, agar segala sesuatu yang berkaitan dengan program “5 hari jadi” ini dapat dipersiapkan sebaik mungkin. Agar tidak menjadi masalah dikemudian hari. Untuk itu, kepada Kejaksaan Negeri Sumbawa juga diharapkan dapat mengawal program yang dijalankan Pemkab Sumbawa.
Sementara, Kepala KPPT Sumbawa Wirawan S.Si.,MT menjelaskan proses pelayanan di KPPT terintegrasi mulai dari pengambilan informasi perizinan hingga penyelesaian perizinan. Tim tekhnis yang berada di beberapa instansi yang sebelumnya berkewenangan untuk mengeluarkan rekomendasi akan berada di bawah satu atap, sehingga memudahkan pemohon untuk mendapatkan pelayanan yang mudah dan cepat. 

Beberapa jenis perizinan yang direncanakan bisa dilayani oleh KPPT diantaranya Izin Usaha Daya Tarik Wisata, Izin Usaha Kawasan Pariwisata, Izin Usaha Jasa Transportasi Wisata, Izin Usaha Jasa Perjalanan Wisata, Izin Usaha Jasa Makanan Dan Minuman, Izin Usaha Penyediaan Akomodasi, Izin Usaha Penyelenggaraan Kegiatan Hiburan Dan Rekreasi, Izin Usaha Penyelenggaraan Pertemuan, Perjalanan Insentif, Konferensi Dan Pameran, Izin Usaha Jasa Informasi Pariwisata, Izin Usaha Jasa Konsultan Pariwisata, Izin Usaha Jasa Pramuwisata, Izin Usaha Wisata Tirta, dan lain sebagainya.

ppid.sumbawakab.go.id

Kamis, 12 Mei 2016

Bupati Sumbawa apresiasi Peluncuran Aplikasi SiCANTIK

Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril B.Sc sangat mengapresiasi Peluncuran Aplikasi Cerdas Pelayanan Terpadu untuk Publik (SiCantik) pada KPPT Kabupaten Sumbawa. “ini salah satu wujud visi misi Pemerintahan Husni – Mo. Jujur saya akui, saya sangat lega dan sekaligus merasa bahagia dengan acara peluncuran aplikasi sicantik ini. Bagi saya pribadi, acara peluncuran aplikasi perizinan online ini saya maknai sebagai salah satu etape dari perjalanan panjang selama lima tahun untuk menunaikan satu demi satu janji yang telah terucap. Berkali – kali saya sampaikan baik dalam kandidat dan juga dalam dokumen dan juga dalam dokumen visi dan misi, kami cantumkan janji perbaikan signifikan dalam pelayanan perizinan dengan meluncurkan tagline, satu jam selesai untuk izin non verifikasi dan 5 hari selesai untuk izin yang membutuhkan verifikasi lapangan saya berani mengajukan janji tersebut karena melihat ada daerah lain yang sudah mampu melaksanakannya,” ungkap Haji Husni sapaan akrab Bupati Sumbawa dalam Peluncuran Aplikasi Perizinan SiCANTIK pada KPPT Kab. Sumbawa yang digelar di aula Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa pada Kamis (12/5/2016).

Selanjutnya Bupati menyampaikan, “sampai saat ini, perhatian saya tidak pernah surut dan semoga tidak akan pernah surut. Perbaikan yang besar pada upaya pengembangan investasi adalah suatu keniscayaan yang harus dilakukan oleh pemerintah. Adalah hal yang mustahil, bahwa target pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja untuk mengurangi angka pengangguran dan upaya untuk mengurangi kemiskinan dapat dicapai melalui program pemerintah semata. Hari ini, pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan juga pemerintah kabupaten masih menghadapi masalah keterbatasan kapasitas fiskal. Bahkan perkembangan terbaru, sebagai akibat dari tidak tercapainya target penerimaan negara dari berbagai sumber, pemerintah pusat terpaksa mengambil kebijakan pemotongan terhadap besaran Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 10 persen. Kesadaran akan keterbatasan kemampuan pemerintah dalam menggerek pertumbuhan ekonomi mengharuskan kita untuk bekerja keras menjadikan daerah ini sebagai daerah yang ramah investasi. Secara sederhana, pekerjaan runah untuk menjadikan daerah kita untuk menjadikan daerah kita sebagai daerah yang ramah investasi harus fokus minimal pada dua hal, pertama adalah mempersiapkan masyarakat agar welcome terhadap investasi dan kedua meningkatkan inovasi pemerintah selaku stakeholder utama dalam menciptakan berbagai kemudahan usaha yang bisa menarik investasi. Ikhtiar menghadirkan pelayanan perizinan yang lebih mudah, lebih cepat dan lebih transparan melalui aplikasi SiCANTIK ini, adalah bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan daya saing daerah bidang investasi”, terang Bupati.

“Saya ingin pelayanan cepat seperti itu dapat diterapkan di Kabupaten Sumbawa. setelah mendapat penjelasan dari kepala KPPT tentang cara cara kerja Aplikasi SiCANTIK ini, saya menjadi sangat yakin apa yang telah saya sampaikan dapat terealisasi. Tanpa terasa hampir tiga bulan usia pemerintahan dibawah kepemimpinan kami Husni – Mo. Hal ini berarti, bahwa program 100 hari yang sudah kita canangkan semestinya sudah dilaksanakan pada tingkat SKPD. Saya sudah mendapatkan laporan bahwa beberapa hari ini tim evaluasi sudah bekerja dengan terjun langsung ke setiap SKPD untuk melakukan penilaian secara internal terhadap tingkat kepatuhan SKPD terhadap penyelenggaraan Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik. Output dari evaluasi tersebut adalah suatu nilai sementara yang menggambarkan apakah implementasi pelayanan publik di SKPD tersebut masih berada pada zona merah, kuning, atau zona hijau. Pada kesempatan ini juga perlu diinformasikan, bahwa kami juga sudah memerima surat pemberitahuan dari komisi Ombudsman tentang kegiatan observasi yang akan dilaksanakan dalam bulan Mei ini. Dalam surat tersebut, tidak dijelaskan apakah observasi ini bersifat rahasia atau terbuka. Hal ini berarti tersisa sedikit waktu bagi seluruh SKPD untuk mempersiapkan diri dan melengkapi segala instrumen yang mempengaruhi segala penilaian. Saya berharap, secara rerata tingkat kepatuhan kita sudah berada pada zona hijau pada tahun 2016 ini, target ini berani kami tetapkan, karena melihat persyaratan yang ditetapkan untuk meraih zona hijau itu sesungguhnya sangat mudah untuk dilakukan sepanjang ada kesungguhan. Jenis pelayanan pada masing – masing SKPD sudah ditetapkan, indikator dan variabel penilaian juga sudah disosialisasikan. Tinggal SKPD memastikan ketersediaan instrumen yang dibutuhkan sesuai dengan indikator dan variabel penilaian tersebut”, harap Haji Husni.

Sebelumnya, peluncuran Aplikasi SiCANTIK ditandai dengan penekanan tombol oleh Bupati Sumbawa yang kemudian dilanjutkan dengan pengenalan Aplikasi SiCANTIK oleh Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Sumbawa, Wirawan, S.Si, MT. Dalam penjelasannya, Kepala KPPT Kabupaten Sumbawa menyampaikan manfaat Aplikasi SiCANTIK bagi pelayanan perizinan, diantaranya automasi proses, akselerasi proses perizinan, prosedur pelayanan yang baku, dan memudahkan masyarakat dalam mengajukan permohonan izin. Selain itu, Wirawan sapaan akrab Kepala KPPT Kabupaten Sumbawa juga menjelaskan bagaimana cara menjalankan aplikasi SiCANTIK yang dapat dibuka di www.sumbawakab.go.id atau dapat di akses di www.kppt.sumbawakab.go.id