Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Desember 2016

Pemberian Penghargaan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik, Warnai Upacara HUT ke-58 Provinsi NTB Di Kabupaten Sumbawa

Hari Ulang Tahun ke-58 Nusa Tenggara Barat Tahun 2016 diwarnai dengan berbagai kegiatan. Setelah sebelumnya dilaksanakan Kirab Pataka Lambang Provinsi NTB, do’a bersama dan pembacaan Khotbah Jum’at dalam rangka HUT ke-58 NTB, maka bertepatan dengan hari Sabtu (17/12) dilaksanakan Upacara Hari Ulang Tahun ke-58 NTB Tahun 2016 di Ibukota Provinsi dan Ibukota Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Barat.
Kantor Arpusda sebagai salah satu SKPD Zona Hijau
menerima penghargaan dari Wabup Sumbawa
Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah sebelum bertindak sebagai Inspektur Upacara, terlebih dahulu menyerahkan penghargaan kepada SKPD yang telah berkinerja baik sehingga mampu memenuhi standard kepatuhan pelayanan public sesuai UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dengan kategori Tinggi atau Zona Hijau. Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil penilaian Ombudsman RI yang telah memberikan penghargaan kepatuhan Tinggi atau Zona Hijau kepada Kabupaten Sumbawa bersama 14 Kabupaten lainnya di Jakarta (7/12).
Wabup Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah
bertindak selaku Irup pada Upacara HUT ke-58
Provinsi NTB Tahun 2016
Adapun SKPD yang telah memenuhi standart kepatuhan Tinggi atau Zona Hijau antara lain KPPT, Kantor Arpusda, Dinas PU, Dinas Dukcapil, Dinas Hubkominfo, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan Nasional, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Koperindag dan BPM-LH. Sambil memberikan penghargaan Wakil Bupati Sumbawa berpesan agar penghargaan ini menjadi motivasi untuk meningkatkan pelayanan public yang lebih berkualitas, murah, tepat dan bersahabat dimasa mendatang.
Wabup Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah
membacakan Sambutan Gubernur NTB

Selanjutnya, ditengah gerimis pagi Wakil Bupati Sumbawa yang bertindak sebagai Insepktur Upacara membacakan Sambutan Gubernur Nusa Tenggara Barat dalam rangka refleksi hari jadi Provinsi Nusa Tenggara Barat ke-58 tanggal 17 Desember 2016 dengan tema “NTB Gemilang, Ikhtiar Tiada Henti”. Dirgahayu Provinsi Nusa Tenggara Barat. (humas)

Jumat, 09 Desember 2016

BUPATI SUMBAWA NYATAKAN KOMITMEN WUJUDKAN SUMBAWA BEBAS KORUPSI

Terlihat di semua kantor pemerintahan di Kabupaten Sumbawa memasang spanduk Hari Anti Korupsi Internasional yang jatuh pada tanggal 9 Desember tiap bulannya. Semangat Anti Korupsi yang digalang oleh Kejaksaan Negeri Sumbawa ditularkan kepada seluruh jajaran aparatur pemerintah daerah di Kabupaten Sumbawa. Kejaksaan Negeri Sumbawa yang memakai jargon “Ayo Kawal Uang Rakyat, Wujudkan Sumbawa Bebas Korupsi Untuk Indonesia Tangguh” menjadi semangat pemberantasan korupsi tahun 2016 di Kabupaten Sumbawa.
Bupati Sumbawa H.M.Husni Djibril menempel sticker
"STOP KORUPSI" di mobil dinas Bupati
Kajari Sumbawa Paryono, SH, MH beserta seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Sumbawa bertandang ke Kantor Bupati Sumbawa dan diterima oleh Bupati Sumbawa HM. Husni Djibril, B.Sc, Wakil Bupati Sumbawa dan seluruh jajaran Pemkab Sumbawa, Jum’at (9/12). Bupati Sumbawa menerima kehadiran jajaran Kejaksaan Negeri Sumbawa dengan sambutan yang hangat serta menyatakan komitmennya untuk membangun pemerintahan daerah yang bebas korupsi. Untuk itu dalam komprensi presnya Bupati Husni Djibril mengingatkan kepada jajaran aparatur sipil Negara di kabupaten Sumbawa agar tidak memberi celah terjadinya tindak pidana korupsi. Hal-hal yang berpotensi terjadi korupsi harus dapat dihindari, dicegah dan diberantas, sebab penggunaan semua anggaran daerah dan pusat telah memiliki petunjuk pelaksana dan petunjuk tekhnis serta sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan masing-masing SKPD. 
Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa menerima kunjungan
Kajari Sumbawa dan jajarannya pada peringatan
Hari Anti Korupsi Internasional 2016
Ketika APBD telah ditetapkan, maka proses rencana yang telah dibangun menjadi ketetapan dalam penggunaan dana daerah. “Tidak hanya soal uang yang tidak boleh kita korupsi, tetapi juga soal waktu. Waktu harus kita pergunakan sebagaimana mestinya. Tentu dalam mewujudkan rencana pemerintah yang telah ditetapkan, kami berharap kepada seluruh SKPD untuk berhati-hati, menegakkan aturan yang sebenar-benarnya mengikuti aturan yang telah ditetapkan dalam APBD Kabupaten Sumbawa,” tegas Bupati didampingi Wakil Bupati Drs H Mahmud Abdullah dihadapan jajaran Kejaksaan Negeri Sumbawa di Kantor Bupati Sumbawa.

Selanjutnya Bupati juga mengingatkan, tidak hanya sengaja atau tidak sengaja dalam proses pelaksanaan kegiatan APBD, wajib hukumnya untuk mentaati seluruh aturan yang berlaku, sehingga korupsi akan dapat dihindari. Untuk menghindari Korupsi, di Kabupaten Sumbawa telah dibentuk “Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli)”. 
Kampanye Anti Korupsi di pelataran
Kantor Bupati Sumbawa
Dihimbau kepada semua jajarannya dan masyarakat untuk ikut mengawal dan melaporkan apabila melihat adanya pungli yang terjadi. “Dengan demikian, apa yang menjadi tema kita hari ini “Hari Anti Korupsi Sedunia” dapat terwujud dan Kabupaten Sumbawa bisa bebas dari korupsi,” demikian disampaikan Bupati 

Kamis, 08 Desember 2016

SUMBAWA RAIH PENGHARGAAN KABUPATEN PEDULI HAM KE-3 KALINYA

Pemenuhan hak asasi manusia merupakan tujuan dari proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Daerah.  Kehadiran pemerintah sangatlah urgen utuk memastikan bahwa hak-hak warga Negara dapat terpenuhi dengan wajar. Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang secara berkesinambungan dan terus berupaya meningkatkan harapan masyarakat Sumbawa akan hak-hak hidupnya. Upaya ini ternyata menjadi penilaian tersendiri bagi Pemerintah Pusat kepada Kabupaten Sumbawa yang selalu berupaya memenuhi kebutuhan masyarakatnya.
Sekda Sumbawa menerima Plakat Penghargaan
Kabupaten Peduli HAM 2016 untuk Kabupaten Sumbawa
dari Menkumham Yasonna H. Laoly
Bertempat di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (8/12) Bupati Sumbawa yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Drs. H. Rasyidi  menerima Penghargaan Kabupaten Peduli HAM Tahun 2016. Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM RI Bapak Yasonna H. Laoly tersebut adalah yang ke-3 kalinya di raih oleh Kabupaten Sumbawa.
Menkumham RI Yasonna menjelaskan, bahwa penghargaan tersebut memacu Pemerintah Kabupaten/Kota agar mengimplementasikan beberapa hal yaitu, Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM), Strategi Nasional akses Terhadap Keadilan serta diharapkan agar para kepala daerah lebih terdorong lagi untuk menghormati, memenuhi hak dan melindungi warga masyarakatnya. Adapun Indikator penilaian Kabupaten/Kota Peduli HAM meliputi Hak Hidup, Hak Mengembangkan Diri, Hak Atas Kesejahteraan, Hak Atas Rasa Aman, dan Hak Perempuan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Drs. H. Rasyidi dalam konfirmasinya menyampaikan terima kasih atas nama Pemerintah Daerah, atas nama Bupati Sumbawa dan Wakil Bupati Sumbawa kepada seluruh masyarakat Sumbawa dan satuan kerja perangkat daerah yang telah bahu-membahu untuk menjadikan seluruh program-program pemerintahan dan pembangunan mampu memenuhi hak-hak warga Negara di Kabupaten Sumbawa. Walaupun disadari masih banyak yang perlu dibenahi dan ditingkatkan di masa mendatang.


 “Penghargaan yang kita peroleh tiga kali berturut-turut ini adalah hasil kerja keras kita semua bersama seluruh elemen masyarakat Sumbawa, sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja bersama guna memenuhi hak-hak masyarakat," demikian disampaikan oleh H. Rasyidi. Dalam acara penerimaan penghargaan ini, turut mendampingi Sekda Sumbawa adalah Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Sumbawa Ketut Sumadiarta, SH. 

Senin, 25 Juli 2016

Wabup Sumbawa resmikan Pembangunan PAUD Fatawa Ongko

Sambutan Wabup Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah pada
Acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung PAUD
Fatawa Desa Ongko Kecamatan Empang
Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah menyambut baik inisiatif beberapa tokoh masyarakat Empang yang ingin terus turut membantu pembangunan pendidikan di Kabupaten Sumbawa. Dihadapan para tokoh masyarakat Ongko Kecamatan Empang, Wabup Sumbawa yang ditemani oleh Kajari Sumbawa Paryono, SH, MH, Kadis Diknas Sudirman, SPd dan Camat Empang Tata Kostara disambut meriah oleh warga Ongko. Pada kesempatan tersebut Wabup Sumbawa H. Mo akrap disapa, meresmikan Pembangunan PAUD Fatawa Ongko dengan melakukan peletakan batu pertama pembangunan, yang berturut-turut diikuti oleh Kajari Sumbawa dan Kepala Dinas Diknas Kabupaten Sumbawa. Selain itu juga Wabup dan Kajari meninjau arena belajar anak-anak PAUD Fatawa Ongko.
Peletakan Batu Pertama Pembangunan PAUD Fatawa Ongko
Kecamatan Empang oleh Wakil Bupati Sumbawa 

Peletakan Batu Pertama Pembangunan PAUD Fatawa Ongko
Kecamatan Empang oleh Kajari Sumbawa 

Wabup Sumbawa meninjau PAUD Fatawa Ongko

Kajari Sumbawa meninjau PAUD Fatawa Ongko

Penyambutan Wabup Sumbawa dan Rombongan
oleh masyarakat Ongko Kecamatan Empang (Foto 1)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan PAUD Fatawa Ongko
Kecamatan Empang oleh Kadis Diknas Sumbawa 
Penyambutan Wabup Sumbawa dan Rombongan
oleh masyarakat Ongko Kecamatan Empang (Foto 2)


Selasa, 28 Juni 2016

MOU KERJASAMA PENANGANAN PERMASALAHAN BURUH MIGRAN DI TANDA TANGANI

Dalam rangka membangun kerjasama dalam penanganan permasalahan buruh migran berdasarkan asas niat baik saling membantu, dan perlakuan secara adil bagi buruh migrant, AP Bumi Mataram dan PBH HBM Provinsi NTB bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menggelar penandatanganani kerjasama (MOU), di Ruang Rapat Lantai I Kantor Bupati Sumbawa pada Selasa (28/6/2016).

Bupati Sumbawa yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan Sekda Kabupaten Sumbawa Dr. H. Muhammad Ikhsan, M.Pd yang membacakan sambutan Bupati Sumbawa menyampaikan, hajat penandatanganan MOU ini adalah untuk membangun kerjasama dalam penanganan permasalahan buruh migran berdasarkan asas niat baik saling membantu, dan perlakuan secara adil bagi buruh migran. Meskipun buruh migran telah memberikan kontribusi penting terhadap pembangunan ekonomi lokal, permasalahan terhadap perlindungan buruh migran baik di dalam maupun di luar negeri masih belum memadai. Apalagi persoalan buruh migran semakin mencuat di media massa seperti kematian buruh migran di negara tempatnya bekerja, pelecehan seksual, permasalahan gaji dan berbagai persoalan lainnya.
Salah satu penyebabnya adalah kurangnya informasi yang diperoleh buruh migran terkait pekerjaan yang akan mereka lakukan dan juga keahlian yang diperlukan. Ditambah lagi dengan keterbatasan pengetahuan terkait prosedur yang benar yang harus dipenuhi oleh para buruh migran. Hal ini tidak lepas dari banyaknya calo-calo yang bergentayangan menawarkan pekerjaan sebagai TKI, beberapa oknum calo bahkan berani melakukan manipulasi data calon TKI yang penting calon TKI tersebut dapat diberangkatkan, tanpa memperhatikan sisi perlindungan bagi para calon TKI tersebut. Karenanya melalui kegiatan ini harapannya, peran serta paralegal untuk ikut membantu memberikan advokasi maupun pelatihan-pelatihan terhadap buruh migran dalam mencegah terjadinya human traficking (penyeludupan manusia) maupun persoalan hukum di negara lain.
Memasuki era komunitas Economy Asean di awal tahun 2016 telah menjadi babak baru bagi perkembangan perekonomian negara-negara khususnya di kawasan Asia Tenggara sekaligus memberikan harapan akan prospek dan peluang bagi kerjasama ekonomi antar kawasan dalam skala yang lebih luas. Peluang dan tantangan akan semakin terbuka lebar, tergantung bagaimana menyikapinya. Dalam hal ketenagakerjaan peluang akan lapangan kerja semakin terbuka luas namun dibalik itu semua tantangan besarnya adalah bagaimana mempersiapkan SDM agar dapat bersaing dengan masyarakat dari negara-negara asean lainnya. Kegiatan penandatanganan MOU antara Pemkab. Sumbawa dengan paralegal terkait dengan buruh migran ini merupakan salah satu bentuk kerjasama sinergis dengan stakeholders yang terkait dalam upaya bersama memberikan perlindungan terhadap para buruh migran, termasuk juga membangun partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas SDM buruh migran. Komitmen bersama sangat dibutuhkan agar konsep pemikiran paralegal dapat ikut berperan dalam membantu pemerintah memberikan perlidungan terhadap para buruh migran, baik itu dalam bentuk advokasi maupun pelatihan-pelatihan.

Senin, 27 Juni 2016

ADVOKASI KEBERLANJUTAN DWG SUMBAWA PASCA PROGRAM IMPROVING CONTRACEPTIVE METHOD MIX (ICMM)

Kabupaten Sumbawa adalah salah satu dari enam kabupaten di Provinsi NTB dan Jawa Timur yang dipercaya menjadi pelaksana Program Riset Operasional dari Improving Cantraceptive Method Mix (ICMM). Program advokasi Keluarga Berencana berbasis data atau bukti nyata dilakukan dengan pendekatan Advance Family Planning (AFP) sebagai salah satu dari program yang dilaksanakan oleh Yayasan Cipta Cara Padu. Untuk menjamin pelaksanaan program tersebut, sejak tahun 2013, di Kabupaten Sumbawa telah dibentuk Tim lintas sektor pelaksana strategi advokasi yang disebut dengan District Working Group (DWG). Pertemuan Advokasi Keberlanjutan DWG Sumbawa Pasca Program Contaceptive Method Mix (ICMM) di Wisma Daerah Kabupaten Sumbawa pada Senin (27/6/2016).
Asisten Pemerintahan Sekda Kabupaten Sumbawa Dr. H. Muhammad Ikhsan M.Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan sebagai pembahasan rencana keberlanjutan kegiatan advokasi revitalisasi program KB pasca Program ICMM, melakukan advokasi dukungan Kepala Daerah untuk keberlanjutan kegiatan advokasi revitalisasi program KB pasca Program ICMM, serta melakukan pendokumentasian strategi dan hasil capaian advokasi revitalisasi program KB. Dengan adanya kegiatan tersebut, keluaran kegiatan yang diharapkan diantaranya adanya rencana keberlanjutan kegiatan advokasi revitalisasi program KB pasca program ICMM, diperolehnya dukungan kepala daerah untuk berkelanjutan kegiatan advokasi revitalisasi program KB pasca program ICMM, serta adanya dokumentasi strategi dan hasil capaian advokasi revitalisasi program KB. Kegiatan diikuti oleh 75 orang yang terdiri dari Direktur Eksekutif, Program Manager, program Officer, M & E Officer DAN asisten Program YCCP Pusat, Provincial Program Officer YCCP dan PWG Nusa Tenggara Barat, serta Field Officer YCCP, DWG Sumbawa, Humas, Tim KB Desa, dan Tim KB Kecamatan.
Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah dalam sambutannya menyampaikan mengingat program Improving Contraceptive Method Mix (ICMM) merupakan program riset operasional dan Kabupaten Sumbawa menjadi salah satu dari 6 (enam) kabupaten di propinsi NTB dan Jawa Timur yang menjadi lokasi pelaksanaan program ICMM tersebut maka peran DWG dan PWG sangat penting dalam merencanakan, mengelola dan mengintegrasikan pelaksanaan program KB ke depan. Karena Distrik Working Group (DWG) yang beranggotakan lintas sektor sebagai pelaksana strategi advokasi di daerah telah banyak memperolah hasil/quick wins dalam mendukung program KB khususnya Metode Kontrasepsi Efektif Jangka Panjang (MKJP) di Kabupaten Sumbawa.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui BKBPP Kabupaten Sumbawa dalam mensukseskan pelaksanaan advokasi KB juga telah membangun sinergitas kemitraan dalam membangun keintegrasian dan keterpaduan program baik antar institusi pemerintah daerah maupun dengan berbagai komponen masyarakat, sehingga buah dari semuanya itu telah mampu membawa Kabupaten Sumbawa menjadi ‘model’ program yang acap menjadi acuan ‘pilot project’ dari beberapa kabupaten maupun provinsi lain di luar NTB dan mengilhami raihan prestasi baik level provinsi dan nasional. Inovasi-inovasi yang tercipta tidak lain untuk memberikan ketajaman-ketajaman dalam menjawab berbagai tantangan yang ada.
Selanjutnya, Wakil Bupati Sumbawa menambahkan, salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengintegrasikan program pusat dan daerah adalah dengan mencanangkan kampung KB yang terletak di Dusun Nisung Desa Karang Dima Kec. Badas pada tanggal 17 maret 2016 lalu. Melalui kampung KB tersebut diharapkan akan menjadi pusat-pusat penggarapan program kependudukan, KB dan pembangunan keluarga dalam kewilayahan yang lebih terbatas, yakni kampung. “Saya selaku pimpinan daerah mengharapkan agar kampung KB - kampung KB lainnya dapat terbentuk di tiap-tiap kecamatan yang ada di Kabupaten Sumbawa sehingga masyarakat dapat melihat dan merasakan langsung manfaat mengikuti program KB tersebut. Betapa tidak, akan banyak program pemberdayaan keluarga yang akan hadir dikampung KB, bukan hanya sebatas program KB atau layanan kontrasepsi semata”, harap Wabup.
“Agar hal tersebut dapat berjalan dengan baik maka melalui pertemuan ini, segenap stakeholder terkait dapat memanfaatkan pertemuan ini sebagai ajang untuk merencanakan keberlanjutan peran dan fungsi dwg dan pwg pasca pelaksanaan program ICMM agar harapan untuk membangun kampung KB di tiap kecamatan dapat terlaksana dengan baik sehingga terus menghasilkan peningkatan penggunaan metode kontrasepsi efektif jangka panjang dan kenyamanan penggunaan kontrasepsi ke depan. Saya berharap melalui kegiatan ini menjadi upaya bersama bagi peningkatan kesertaan masyarakat ber-KB di Kabupaten Sumbawa yang dilandasi dari data yang valid, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan serta sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya di lapangan, yang pada akhirnya diharapkan dapat mengendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP)”, jelas Haji Mo sapaan akrab Bupati Sumbawa.
ppid.sumbawakab.go.id

Jumat, 13 Mei 2016

Bupati Sumbawa : "Pendidikan adalah salah satu agenda prioritas menuju Sumbawa Hebat dan Bermartabat"

28 orang Kepala Sekolah tingkat SD dan SMP resmi dilantik oleh Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril B.Sc hari ini Jum’at (13/5/2016) di aula lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa. Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Wakil Bupati Sumbawa, Sekda Kabupaten Sumbawa, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Ketua TP PKK, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, perwakilan Forkopimda Kab. Sumbawa, serta para Kepala SKPD Kabupaten Sumbawa.

Kepala sekolah yang dilantik terdiri dari 25 orang Kepala Sekolah tingkat SD, dan 3 orang Kepala Sekolah Tingkat SMP, berdasarkan SK Bupati Sumbawa Nomor 584 tahun 2016 tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan tenaga kependidikan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Beberapa Kepala Sekolah yang dilantik diantaranya Massamin S.Pd sebagai Kepala SDN Seseng Kecamatan Rhee, Sumiatun S.Pd.SD sebagai Kepala SDN Lamurung Kecamatan Lenangguar, Abdul Hamid S.Pd sebagai Kepala SDN Nyanyiring Kecamatan Empang, Sudirman Hamid, S.Pdi sebagai Kepala SDN Poto Kecamatan Moyo Hilir, Abdul Latief A.Ma.Pd sebagai Kepala SDN Kuris Kecamatan Lape, Amirudin, S.Pd sebagai Kepala SDN 7 Sumbawa, Sri Endang Sukawati, S.Pd sebagai Kepala SDN Kebayan Kecamatan Sumbawa, Daruka, S.Pd sebagai Kepala SMPN 3 Moyo Hulu, Kecamatan Moyo Hulu, Iwan Sumantry S.Pd sebagai Kepala SMPN 1 Lantung Kecamatan Lantung, Sufyan S.Pd sebagai Kepala SMPN 1 Ropang Kecamatan Ropang.

“Ini merupakan hari pertama saya melantik PNS, harapan saya agar Kepala Sekolah yang saya lantik hari ini menjalankan tugas dan tanggung jawab sebaik – baiknya sebagai sebuah tanggung jawab mulia yang bukan hanya kepada masyarakat dan pemerintah namun juga sebagai tanggung jawab kepada Allah SWT. Kita pasti bangga jika nanti Sumbawa seperti daerah maju lainnya atau bahkan melebihinya baik secara prestasi maupun dalam konteks faktual dalam kehidupan masyarakat. Untuk itulah dibutuhkan daya saing, kemandirian dan kepribadian yang kokoh sebagaimana yang kami impikan dalam visi dan misi selama 5 (lima) tahun kedepan. Salah satunya yang sangat urgen untuk disukseskan bahkan dilakukan pencapaian-pencapaian yang semakin meningkat adalah bidang pendidikan”, ungkap Bupati Sumbawa.
“Pendidikan bagi saya dan bagi kita semua telah menjadi marwah yang sangat mahal dan tak tergantikan dalam mencapai sebuah kesuksesan. Untuk itulah saya bersama H. Mahmud Abdullah menjadikan pendidikan sebagai agenda peningkatan daya saing yang harus kita ikhtiarkan bersama. Penyelenggaraan mutasi kepala sekolah hari ini, juga merupakan salah satu ikhtiar untuk meningkatkan daya saing pendidikan Kabupaten Sumbawa yang tiap tahun tentu harapan kita akan semakin meningkat, memberikan penyegaran yang memang sangat diperlukan guna menciptakan pola kerja yang lebih efisien, dan efektif. Apalagi saat ini, kita tengah berupaya untuk membangun generasi yang berintegritas dan berkarakter untuk membawa daerah ini menjadi Sumbawa yang hebat dan bermartabat”, tutur Haji Husni sapaan akrab Bupati Sumbawa.

Selanjutnya Bupati menambahkan, “perlu saya tegaskan, bahwa jabatan kepala sekolah merupakan tugas tambahan bagi pejabat fungsional guru yang dalam pengisiannya memerlukan proses yang lebih ketat jika dibandingkan dengan jabatan struktural. Selain harus lulus dalam seleksi administrasi dan akademis, seorang kepala sekolah harus menguasai kompetensi kepribadian, sosial, manajerial, supervisi serta mempunyai kompetensi kewirausahaan. Hal tersebut dibutuhkan karena kepala sekolah harus menjadi garda terdepan dalam upaya pembentukan karakter peserta didik yang cerdas, berdaya saing, berakhlakul karimah dan memiliki rasa nasionalisme dan patriotisme yang kuat. Oleh karena itu, kepada kepala sekolah yang diambil sumpahnya dan dilantik hari ini, hal pertama yang harus para sahabat lakukan adalah memahami tugas, fungsi dan tanggung jawab pada jabatan yang dipercayakan kepada para sahabat. Selain pemahaman terhadap tugas, disiplin juga memiliki kedudukan penting dalam keberhasilan kerja. Akumulasi dari pemahaman tugas, fungsi dan tanggung jawab serta kedisiplinan tersebut akan membentuk para sahabat menjadi aparatur sekaligus pendidik yang berkualitas. Saya yakin apabila kondisi ini telah terbentuk dan terpatri dalam sanubari para sahabat, maka dimanapun para sahabat ditempatkan, tetap akan dapat berperan dengan baik, dan seberat apapun tugas yang dibebankan pada para sahabat, Insya Allah akan dapat diselesaikan dengan baik pula”, tegasnya.

“Secara khusus saya menyampaikan hal-hal sebagai berikut pertama, tingkatkan konsolidasi intern unit kerja para sahabat, dengan membentuk sebuah team work yang tangguh bersama bawahan maupun orang tua murid, kedua, jangan segan-segan untuk melakukan koordinasi ataupun konsultasi khususnya kepada dinas pendidikan maupun lembaga teknis lainnya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan; ketiga, dalam melaksanakan tugas kiranya senantiasa memelihara dan menciptakan iklim yang kondusif khususnya pada proses belajar-mengajar. Janganlah terjebak dalam kinerja yang terkesan rutinitas, bekerjalah dengan ikhlas penuh inovasi dan kreativitas yang dilandasi semangat untuk memperoleh ridho dan karunia Allah. Saya yakin bila hal-hal tersebut para sahabat terapkan maka peningkatan mutu sekolah akan tercapai yang akan bermuara pada peningkatan kualitas anak didik. Dan semoga di tahun 2016 ini tingkat kelulusan anak-anak didik kita di semua tingkatan di Tana Samawa dapat mencapai angka 100%”, harap Haji Husni.

Kamis, 12 Mei 2016

Bupati Sumbawa : "Semoga Semua Siswa Sukses"

Hari terakhir pelaksanaan Ujian Nasional SMP Tahun 2016 pada hari Kamis (12/05) berjalan sebagaimana mestinya. Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril didampingi Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Sumbawa Sudirman, S.Pd berkesempatan mengunjugi SMPN 2 Sumbawa Besar. Kunjungan mendadak ini disambut langsung oleh Kepala Sekolah dan beberapa guru yang sedang bertugas saat ini.
Bupati Sumbawa mendoakan semoga Siswa yang mengikuti Ujian Nasional semuanya akan sukses. Bupati juga menghimbau agar Kepala Sekolah dan seluruh tenaga pendidik disekolah masing-masing terus menjaga integritas untuk mewujudkan lulusan yang berkualitas nantinya.

Sukses UN SMP 2016.


ppid.sumbawakab.go.id

Selasa, 10 Mei 2016

WABUP SUMBAWA BUKA PERTANDINGAN TENIS LAPANGAN "KAPOLRES CUP 2016"

Dalam rangka menyambut sekaligus memeriahkan Hari Bhayangkara ke-70 Tahun 2016, Kepolisian Resot Sumbawa menggelar Pertandingan Tenis Lapangan "Kapolres Cup 2016". Tanpak hadir dalam acara pembukaan di Lapangan Tenis PELTI Sumbawa, antara lain Wakil Bupati Sumbawa, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Kajari Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa Besar, Kasdim Sumbawa, Ketua PELTI NTB dan jajaran PELTI Sumbawa serta beberapa undangan lainnya.
Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah menyambut dengan antusias penyelenggaraan pertandingan tenis lapangan ini, dan menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Kapolres Sumbawa yang juga turut serta membangun masyarakat Sumbawa melalui oleh raga. Wakil Bupati Sumbawa sekaligus membuka pertandingan Tenis Lapangan "Kapolres Cup 2016" dengan melakukan servise bola pertama. Kejuaraan Tenis Lapangan "Kapolres Cup 2016" akan berlangsung di Lapangan Tenis PELTI Sumbawa (depan Pendopo Wakil Bupati Sumbawa), Lapangan Tenis Sumer Bater (lingkungan Wisma Daerah/Pendopo Bupati Sumbawa) dan puncaknya akan dilaksanakan di Lapangan Tenis Polres Sumbawa.
Selamat dan sukses.

ppid.sumbawakab.go.id







PASTIKAN KELANCARAN UN SMP, WABUP SUMBAWA LAKUKAN PENINJAUAN

Guna memastikan kelancaran pelaksanaan Ujian Nasional SMP/MTs Tahun 2016, Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Sumbawa Sudirman, S.Pd melakukan peninjauan ke sekolah (10/05). Bertepatan dengan hari ke-2 Ujian Nasional Wakil Bupati Sumbawa mengawali dengan meninjau pelaksanaan UN di SMP Gregorius Diponegoro, dilanjutkan ke SMPN 1 Sumbawa, SMPN 3 Sumbawa dan SMPN 2 Sumbawa. Selanjutnya Wakil Bupati Sumbawa mengakhiri lawatan ke SMP di SMPN 4 Labuhan Badas sebagai satu-satunya SMP yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Sumbawa.
Pada kunjungan kali ini, Wakil Bupati Sumbawa lebih banyak berdialog langsung dengan Kepala Sekolah maupun pengawas ujian dan melihat dari jauh pelaksanaan ujian. Hal ini dilaksanakan oleh Wabup agar tidak mengganggu konsentrasi ujian para siswa. Selain itu juga, Wabup mempergunakan kesempatan ini untuk meninjau sarana prasarana dan lingkungan sekolah. 
Drs. H. Mahmud Abdullah yang merupakan alumni SMPN 1 Sumbawa ini, memberikan apresiasi kepada para Kepala Sekolah dan jajaran tenaga pendidikan  yang telah menyukseskan pelaksanaan Ujian Nasional SMP tahun 2016 ini. Wabup berpesan agar suasana tenang, jujur, berintegritas dapat terus dipertahankan sampai UN selesai, sehingga Kabupaten Sumbawa yang merupakan Kabupaten dengan sekolah terbanyak di NTB yang memperoleh predikat Sekolah Berintegritas dari Kemendikbud dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan dimasa-masa mendatang.
Dalam tinjauan ke SMP kali ini, Wakil Bupati Sumbawa terkesan dengan suasa asri, bersih dan sejuk yang ditampilkan di lingkungan sekolah masing-masing, yang mana kedepan Wabup berharap kantor-kantor SKPD lainnya dapat menjadikan sekolah sebagai salah satu barometer untuk menciptakan suasana sejuk, bersih, asri, dan bersahabat dilingkungan Kantor masing-masing. 

ppid.sumbawakab.go.id














Senin, 09 Mei 2016

Bupati Sumbawa : "Jadilah PNS yang handal"

“Pasatotang saya, na sampe kalupa diri, jadilah PNS yang menunjukkan kepada negara bahwa saudara – saudara merupakan PNS yang handal”, pesan Bupati Sumbawa H. M Husni Djibril B.Sc dalam sambutannya pada Diklat Prajabatan  CPNS yang diangkat dari Tenaga Honorer Kategori II tahap VII yang pembukaannya digelar di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa pada Senin (9/5/2016).
Selanjutnya, Bupati Sumbawa menambahkan berharap penyelenggaraan diklat prajabatan di Kabupaten Sumbawa semakin memberikan hal yang positif dan ke depan akan terus meningkat kualitasnya. “Namun perlu saya tekankan dan menjadi perhatian kita bersama, bahwa pelaksanaan diklat prajabatan ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika PNS, disamping pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara, bidang tugas, dan budaya organisasinya. Lebih jauh, diklat prajabatan merupakan pembekalan yang kompherensif agar CPNS mempunyai pengetahuan, kemampuan dan keterampilan untuk melaksanakan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara sekaligus pelayan masyarakat. Karena itulah, harus disadari bahwa para ASN dalam bekerja harus memiliki dedikasi dan loyalitas kepada negara dan bangsa. Melalui diklat prajabatan, peserta akan memperoleh pemahaman tentang tugas dan peranan sebagai agen pembaharu yang memiliki cara berpikir, bersikap, dan bertindak secara benar juga tepat, selalu berpihak pada kemaslahatan rakyat sebagai implementasi kepemerintahan yang baik untuk mewujudkan kepercayaan masyarakat”, jelas Bupati Sumbawa.
“Mengingat pentingnya momentum diklat prajabatan ini, saya berharap saudara-saudara dapat mengikutinya dengan baik semua materi pelatihan. keikutsertaan sebagai peserta tidak hanya dilihat pada kehadiran di kelas pada setiap materi saja, akan tetapi keseriusan dan proaktif para peserta untuk memahami setiap permasalahan melalui diskusi atau kegiatan pembelajaran lainnya. Untuk itu kepada para panitia agar dapat melihat dan mengamati peserta yang dapat berperan dan berkontribusi dalam mendinamisasi setiap kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan. Selaku CPNS yang telah mempunyai pengalaman kerja, setidaknya sejak diangkat dan menerima SK sebagai tenaga honorer/sukarela, para peserta diklat prajabatan sudah merasakan suasana kerja di tempat masing-masing”, harap Haji Husni sapaan akrab Bupati Sumbawa.
Ketua panitia pelaksana Diklat Prajabatan Drs. H. Hasan Basri dalam laporannya menyampaikan, “karakteristik utama CPNS kategori 2 adalah telah memiliki pengalaman dalam bidang pekerjaannya selama menjadi tenaga honorer dan sistem pengadaannya dilakukan dengan seleksi khusus. Hal inilah yang menuntut lembaga administrasi negara untuk menyiapkan sistem penyelenggaraan diklat prajabatan tersendiri bagi CPNS tersebut yaitu diklat prajabatan yang diangakat dari tenaga honorer K1/ K2. Diklat prajabatan CPNS yang diangkat dari tenaga honorer K2 ini diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan memperluas wawasan CPNS tersebut tentang bagaimana menjadi Pegawai Negeri Sipil yang dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Kompetensi yang dibangun dalam diklat prajabatan ini adalah kompetensi sebagai pelayan masyarakat yang baik, yang diindikasikan dengan kemampuan memahami wawasan kebangsaan sebagai dasar mengutamakan kepentingan nasional dalam melaksanakan tugas jabatannya, memahami sikap untuk tidak korupsi dan mendorong percepatan pemberantasan korupsi di lingkungan instansinya, memahami ketentuan kepegawaian berkaitan dengan peran dan fungsi ASN, dan kedudukan, kewajiban, dan hak PNS, memahami pola pikir ASN sebagai pelayan masyarakat. Seluruh peserta diklat prajabatan adalah CPNS yang diangkat dari tenaga honorer K2 berstatus sebagai CPNS yang dinyatakan dengan SK pengangkatan sebagai CPNS. Jumlah peserta sebanyak 108 orang dengan rincian laki – laki 46 orang, perempuan 62 orang yang terdiri dari 2 orang golongan I, 99 orang golongan II, serta 7 orang golongan III. Dimana 20 orang merupakan tenaga guru, 80 orang tenaga teknis administrasi, 3 orang perawat, 2 orang penyuluh KB, 1 orang nutrisionis, 1 orang sanitarian, dan 1 orang pranata laboratorium”, terang Haji Bas sapaan akrab Kepala BKPP Kabupaten Sumbawa.
ppid.sumbawakab.go.id