Senin, 09 Mei 2016

BUPATI SUMBAWA : “SENSUS BERINTEGRITAS AKAN MENGHASILKAN DATA YANG BERKUALITAS”

Sensus Ekonomi 2016 saat ini sedang berlangsung di seluruh wilayah Indonesia. Tak terkecuali di Kabupaten Sumbawa.  Sensus Ekonomi 2016 dilaksanakan untuk mendapatkan informasi gambaran utuh perekonomian, sebagai landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional, regional maupun daerah. Pendataan seluruh sektor usaha secara menyeluruh (selain sektor pertanian) akan mampu menghasilkan gambaran lengkap tentang level dan struktur ekonomi non-pertanian, berikut informasi dasar dan karakteristiknya. Selain itu juga akan diketahui daya saing bisnis di Indonesia, serta penyediaan kebutuhan informasi usaha. Setelah sebelumnya petugas BPS Sumbawa menyensus Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah, hari ini Senin (9/05) bertempat di Pendopo Bupati, Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril, BSc didampingi Ibu Hj. Amin Rahmani Husni Djibril menerima kunjungan Kepala BPS Kabupaten Sumbawa dan tim sensus ekonomi 2016. Kali ini H. Husni Djibril dan Ibu memperoleh giliran untuk disensus oleh petugas. Baik H. Husni Djibril maupun Hj. Amin Rahmani memberikan keterangan sebenar-benarnya atas pertanyaan yang diajukan petugas sensus.
Pada kesempatan tersebut,  Bupati Sumbawa menghimbau kepada Petugas Sensus untuk melaksanakan tugas pengumpulan data dengan professional berintegritas dan tidak hanya melakukan pencacahan hanya mengejar target kegiatan. “Petugas Sensus agar lebih inovatif dan kreatif sehingga masyarakat yang menjadi obyek sensus akan dengan senang hati memberikan keterangan yang sejujur-jujurnya” demikian himbau Bupati Sumbawa.  Mengingat pentingnya data hasil Sensus Ekonomi 2016 yang akan digunakan sebagai referensi perencanaan pembangunan daerah, memperoleh gambaran level perekonomian daerah maupun tingkat daya saing daerah, Bupati Sumbawa juga menghimbau agar masyarakat juga dapat turut menyukseskan Sensus Ekonomi 2016 khususnya di Kabupaten Sumbawa dengan memberikan data yang sebenar-benarnya kepada petugas yang telah ditunjuk. “Pelaksanaan sensus yang berintegritas dan jujur akan melahirkan data yang akurat dan berkualitas”, demikian disampaikan oleh H. Husni.

Ditempat yang sama Kepala BPS Sumbawa Saphoan menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sumbawa atas dukungan Pemerintah Daerah dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2016 di Kabupaten Sumbawa, sekaligus akan menjadikan arahan Bupati Sumbawa sebagai salah satu prinsip dalam melaksanakan pencacahan ekonomi di Kabupaten Sumbawa.

ppid.sumbawakab.go.id







Bupati Sumbawa : "Jadilah PNS yang handal"

“Pasatotang saya, na sampe kalupa diri, jadilah PNS yang menunjukkan kepada negara bahwa saudara – saudara merupakan PNS yang handal”, pesan Bupati Sumbawa H. M Husni Djibril B.Sc dalam sambutannya pada Diklat Prajabatan  CPNS yang diangkat dari Tenaga Honorer Kategori II tahap VII yang pembukaannya digelar di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa pada Senin (9/5/2016).
Selanjutnya, Bupati Sumbawa menambahkan berharap penyelenggaraan diklat prajabatan di Kabupaten Sumbawa semakin memberikan hal yang positif dan ke depan akan terus meningkat kualitasnya. “Namun perlu saya tekankan dan menjadi perhatian kita bersama, bahwa pelaksanaan diklat prajabatan ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika PNS, disamping pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara, bidang tugas, dan budaya organisasinya. Lebih jauh, diklat prajabatan merupakan pembekalan yang kompherensif agar CPNS mempunyai pengetahuan, kemampuan dan keterampilan untuk melaksanakan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara sekaligus pelayan masyarakat. Karena itulah, harus disadari bahwa para ASN dalam bekerja harus memiliki dedikasi dan loyalitas kepada negara dan bangsa. Melalui diklat prajabatan, peserta akan memperoleh pemahaman tentang tugas dan peranan sebagai agen pembaharu yang memiliki cara berpikir, bersikap, dan bertindak secara benar juga tepat, selalu berpihak pada kemaslahatan rakyat sebagai implementasi kepemerintahan yang baik untuk mewujudkan kepercayaan masyarakat”, jelas Bupati Sumbawa.
“Mengingat pentingnya momentum diklat prajabatan ini, saya berharap saudara-saudara dapat mengikutinya dengan baik semua materi pelatihan. keikutsertaan sebagai peserta tidak hanya dilihat pada kehadiran di kelas pada setiap materi saja, akan tetapi keseriusan dan proaktif para peserta untuk memahami setiap permasalahan melalui diskusi atau kegiatan pembelajaran lainnya. Untuk itu kepada para panitia agar dapat melihat dan mengamati peserta yang dapat berperan dan berkontribusi dalam mendinamisasi setiap kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan. Selaku CPNS yang telah mempunyai pengalaman kerja, setidaknya sejak diangkat dan menerima SK sebagai tenaga honorer/sukarela, para peserta diklat prajabatan sudah merasakan suasana kerja di tempat masing-masing”, harap Haji Husni sapaan akrab Bupati Sumbawa.
Ketua panitia pelaksana Diklat Prajabatan Drs. H. Hasan Basri dalam laporannya menyampaikan, “karakteristik utama CPNS kategori 2 adalah telah memiliki pengalaman dalam bidang pekerjaannya selama menjadi tenaga honorer dan sistem pengadaannya dilakukan dengan seleksi khusus. Hal inilah yang menuntut lembaga administrasi negara untuk menyiapkan sistem penyelenggaraan diklat prajabatan tersendiri bagi CPNS tersebut yaitu diklat prajabatan yang diangakat dari tenaga honorer K1/ K2. Diklat prajabatan CPNS yang diangkat dari tenaga honorer K2 ini diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan memperluas wawasan CPNS tersebut tentang bagaimana menjadi Pegawai Negeri Sipil yang dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Kompetensi yang dibangun dalam diklat prajabatan ini adalah kompetensi sebagai pelayan masyarakat yang baik, yang diindikasikan dengan kemampuan memahami wawasan kebangsaan sebagai dasar mengutamakan kepentingan nasional dalam melaksanakan tugas jabatannya, memahami sikap untuk tidak korupsi dan mendorong percepatan pemberantasan korupsi di lingkungan instansinya, memahami ketentuan kepegawaian berkaitan dengan peran dan fungsi ASN, dan kedudukan, kewajiban, dan hak PNS, memahami pola pikir ASN sebagai pelayan masyarakat. Seluruh peserta diklat prajabatan adalah CPNS yang diangkat dari tenaga honorer K2 berstatus sebagai CPNS yang dinyatakan dengan SK pengangkatan sebagai CPNS. Jumlah peserta sebanyak 108 orang dengan rincian laki – laki 46 orang, perempuan 62 orang yang terdiri dari 2 orang golongan I, 99 orang golongan II, serta 7 orang golongan III. Dimana 20 orang merupakan tenaga guru, 80 orang tenaga teknis administrasi, 3 orang perawat, 2 orang penyuluh KB, 1 orang nutrisionis, 1 orang sanitarian, dan 1 orang pranata laboratorium”, terang Haji Bas sapaan akrab Kepala BKPP Kabupaten Sumbawa.
ppid.sumbawakab.go.id




Kamis, 05 Mei 2016

AJANG PROMOSI DAN KOMPETISI, PERTANIAN SUMBAWA IKUTI AGRO EXPO 16TH INDONESIA 2016

Bertempat di JIExpo Kemayoran Jakarta, kembali diselenggarakan Agro Expo Indonesia ke-16 Tahun 2016. Expo ini diharapkan dapat menjadi sarana membangun jaringan usaha bagi industri berbasis Agro dan pengolahaan makanan baik di Indonesia maupun Internasional. Pameran ini akan diikuti oleh 200 peserta lokal dan internasional dnegan menampilkan produk-produk dan teknologi terbaru di bidang pertanian dan industri makanan. Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Sumbawa untuk ke-14 kalinya mengikuti ajang ini. Berbagai produk pertanian, maupun hasil olahan pertanian dipertontonkan di arena ini. Ir. Talifuddin, M.Si Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Sumbawa merasakan banyak manfaat yang dirasakan dengan mengikuti Expo ini. Selain juga mengembangkan serta menyebarluaskan tentang potensi pertanian Kabupaten Sumbawa secara luas, juga mengimput berbagai informasi teknologi yang dapat dijadikan menambah daya dukung bagi peningkatan produksi pertanian Kabupaten Sumbawa. Misalnya saja kunjungan dari PT. Ajidharma Corporindo yang menawarkan produk multivitamin tumbuhan yang juga berkeinginan melakukan uji coba di Kabupaten Sumbawa, selain yang pernah dilaksanakan dibeberapa Kabupaten lainnya seperti Kabupaten Subang Jawa Barat. Sejak dibuka hari ini telah dikunjungi oleh ratusan penunjung. Beberapa pengunjung dari kementerian antara lain Dijen Perkebunan Kementerian Pertanian, kasubdit Pemasaran dan Investasi Ditjen PPNTP Kementerian Pertanian, pejabat Kementerian Luar Negeri dan beberapa pejabat daerah lainnya. 
Kunjungan Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril, B.Sc bersama Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa L. Budi Suryata, SP, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat M. Nasir, ST dan lainnya menambah semangat para anggota tim untuk lebih aktif mempromosikan pertanian Kabupaten Sumbawa. Pada kesempatan tersebut Bupati Sumbawa meyarankan untuk berbagai expo seperti ini agar memperhatikan "kemasan" dari sebuah produk. Kemasan yang lebih menarik akan menambah ketertarikan pelanggan untuk membeli. Namun juga mutu dari produk tetap jadi hal yang utama untuk dijaga. Demikian araha Bupati Sumbawa saat mengunjungi Stand Kabaten Sumbawa pada Agro Expo 16th Indonesia 2016 kali ini.










KABUPATEN SUMBAWA IKUTI AITIS 2016

Apkasi International Trade and Invesment Summit (AITIS) 2016 kembali digelar. Ajang yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ini bertujuan sebagai wahana strategi bagi institusi pemerintah dan pelaku usaha yang ingin menyosialisasikan berbagai kebijakan dan mempromosikan produk dari potensi daerah masing-masing, membangun jaringan antar daerah serta lebih memberikan warna bagi sinergi antar stakholder dalam meningkatkan kemandirian daerah. Kabupaten Sumbawa kembali mengikuti ajang promosi. Untuk ke-4 kalinya Badan Penanaman Modal dan Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa mengkoordinir instansi terkait untuk bersama-sama mepromosikan potensi daerah dan kreatifitas masyarakat. AITIS yang akan diselanggarakan dari tanggal 5-8 Mei 2016 akan dimanfaatkan oleh anggota tim guna membangun jaringan, memperluas wawasan serta akan mampu menjadi referensi bagi peningkatan inovasi kinerja di daerah.'
Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril, B.Sc bersama Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa L. Budi Suryata, S.P dan Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat M. Nasir, ST mengunjungi stand AITIS Kabupaten Sumbawa yang disambut langsung oleh Kepala BPM-LH Ir. Dirmawan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Ir. H. Junaidi, M.Si dan Tim AITIS Kabupaten Sumbawa. M. Hazairin, S.Hut dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumbawa langsung memperlihatkan visualisasi potensi unggulan Kabupaten Sumbawa melalui media televisi layar sentuh yang dapat dilihat langsung oleh pengunjung. Selain itu juga disediakan buku-buku potensi Kabupaten Sumbawa di berbagai sektor serta dokumen yang dikemas dalam bentuk CD untuk dibagikan kepada pengunjung. 
Bupati Sumbawa memberikan apresiasi kepada Tim AITIS Kabupaten Sumbawa serta memberikan masukan dan arahan untuk peningkatan inovasi dimasa-masa yang akan datang. "Penting untuk ditingkatkan inovasi penyajian potensi Sumbawa, dimasa yang akan datang", demikian arahan Bupati Husni. 
Beberapa kali mengikuti kegiatan AITIS ini, menghasilkan kerjasama serta perluasan jaringan promosi yang lebih luas di seluruh Indonesia. Tahun lalu Bawang Merah Sumbawa diuji coba pengembangannya di Kalimantan Barat dan di Sumatera Utama. Kegiatan AITIS tahun ini juga telah menghasilkan permintaan yang meningkat akan menyediaan Susu Kuda Liar sebagai minuman alami yang sehat sekaligus sebagai obat dari berbagai penyakit. Kota Bandung dan Kota Jambi sedang menjajaki kemungkinan untuk mendatangkan Susu Kuda Liar dari Kabupaten Sumbawa dalam jumlah besar. 






Siaran Pers Humas

Rabu, 04 Mei 2016

BBGRM XIII DAN HKG PKK KE-44 2016, RESMI DICANANGKAN

Gerakan Nasional Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIII Tahun 2016 di Kabupaten Sumbawa resmi dicanangkan di Desa Kalimango Kecamatan Alas, Kamis (4/5/2016). Pencanangan tersebut ditandai dengan Pemukulan Gong oleh Bupati Sumbawa H. Husni Djibril B.Sc. BBGRM yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-44 ini dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, Ketua DPRD beserta Wakil Ketua DPRD, Ketua TP PPK Kabupaten, Kapolres, Dandim, Kajari, para Asisten, staf ahli bupati, kepala SKPD, camat dan kepala desa, serta 400 peserta BBGRM.     
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril, B.Sc mengatakan bahwa gotong-royong merupakan intisari dari pancasila. Karena itu Ia berkeyakinan bahwa tanggung jawab untuk membangun bangsa ke depan harus dilakukan dengan cara musyawarah dalam memutuskan dan gotong-royong dalam bekerja. Kekuatan rakyat Indonesia ini adalah gotong royong, dan kekuatan masyarakat Sumbawa juga salah satunya adalah gotong royong atau yang dikenal dengan “Basiru Sabalong Desa” yakni secara bahu-membahu menyelesaikan berbagai hambatan dan tantangan ke depan. “Gotong royong bukan hanya jiwa bangsa namun juga sekaligus modal sosial dalam menghadapi masa depan yang semakin kompleks. Untuk itu gotong royong harus kita maknai bukan hanya sebagai slogan, sebatas kata-kata, atau bahkan jargon melainkan harus diaktualisasikan dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Diakui Bupati memang tidak mudah untuk menjalankan semangat gotong-royong di tengah-tengah kecenderungan kehidupan yang makin individualistis, dan kompetitif. Masih banyak yang bekerja sendiri-sendiri dibandingkan bekerja bersama-sama. “Ego sektoral lebih menonjol dibandingkan sinergi dan kerjasama. Inilah yang perlu saya ingatkan pada hari ini,” tukasnya.
Dalam lima tahun ke depan, ungkap Bupati, pemerintahan Husni—Mo, bertekad dan berikhtiar bersama mewujudkan masyarakat Sumbawa yang berdaya saing, mandiri, dan berpribadian berlandaskan semangat gotong-royong. Tekad mulia yang didasari semangat gotong-royong ini mutlak harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat Sumbawa guna mencapai kesuksesannya.
Karenanya Bulan Bhakti Gotong Royong merupakan momentum bagi semua pihak untuk mengingatkan tentang arti penting gotong-royong. “Kita perlu menanamkan semangat gotong royong kepada anak-anak kita, kepada generasi muda kita, sebab merekalah pemegang tongkat estafet masa depan bangsa dan daerah ini. Semangat gotong royong memang harus ditanamkan sejak dini dalam proses pendidikan anak-anak kita, dalam kehidupan keluarga dan lainnya. Generasi muda senantiasa bermusyawarah dalam memutuskan dan gotong royong dalam bekerja. Untuk itulah semangat gotong-royong harus diajarkan melalui kegiatan praktik yang nyata dan bukan sekedar wacana,” pintanya.
Melalui BBGRM yang dicanangkan pada hari ini Bupati berharap berbagai program pembangunan pemerintah dan masyarakat baik kabupaten, kecamatan maupun desa/kelurahan dapat terlaksana dengan baik dan mendapat dukungan maksimal dari berbagai elemen masyarakat dan lembaga kemasyarakatan. Hal ini sebagaimana tema sentral BBGRM Tahun 2016 ini yaitu “dengan bulan bhakti gotong royong kita dayagunakan peran lembaga kemasyarakatan desa sebagai mitra pemerintah desa,”. Tema ini sangat sinergis dengan fungsi desa yang semakin besar untuk mengelola dan menentukan arah pembangunan sumber pembiayaan yang besar digelontorkan oleh pemerintah maupun pemerintah daerah kepada pemerintah desa. Yang pada akhirnya tujuan dari Nawacita ke-3 yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, akan terwujud.
Di bagian lain Bupati HM Husni Djibril, menyinggung Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-44. Peringatan itu merupakan upaya terus menerus menggelorakan gerakan PKK yang bertujuan untuk mengingatkan semua pihak akan peran keluarga terutama ibu atau peran perempuan dalam membangun keluarga yang sehat dan sejahtera. “Keluarga yang kuat membuat kita bisa membangun masyarakat, membangun bangsa untuk maju dan sejahtera, membangun masyarakat Sumbawa yang hebat dan bermartabat,” cetusnya.
Untuk itulah, Ia atas nama pemerintah daerah menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para ibu dan kaum perempuan, para penggiat PKK di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa yang tanpa lelah dan dengan penuh semangat telah melaksanakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat. Capaian-capaian Tim Penggerak PKK, baik tingkat kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan, dusun, RW/RT yang selama ini telah dikerjakan membuatnya yakin dan ingin melihat PKK di masa mendatang tumbuh sebagai sebuah gerakan dan menjadi ujung tombak dalam melaksanakan program-program prioritas pemerintah.
Sejalan dengan hal tersebut ada 3 poin penting dalam mendorong partisipasi dan gotong royong masyarakat menuju kepada kemandirian dan daya saing Kabupaten Sumbawa. Yaitu, BBGRM dan HKG PKK diharapkan mampu menjadi embrio guna membangun karakter masyarakat Sumbawa yang lebih kuat. Karakter terdiri dari dua bagian. Pertama, karakter moral, sesuatu yang sering dibicarakan. Karaker moral itu antara lain adalah nilai pancasila, keimanan, ketakwaan, integritas, kejujuran, keadilan, empati, dan sopan santun. Kedua, karakter kinerja adalah kerja keras, ulet, tangguh, rasa ingin tahu, inisiatif, gigih, kemampuan beradaptasi, dan kepemimpinan. “Kita ingin kegiatan BBGRM dan HKG PKK ini mampu menumbuhkan kedua bagian karakter ini secara seimbang. Kita tak ingin masyarakat Sumbawa menjadi masyarakat yang bukan pekerja keras. Keseimbangan karakter baik ini akan menjadi pemandunya dalam menghadapi perubahan yang begitu cepat di segala lingkungan,” imbuhnya.
Sinergi menjadi sesuatu yang penting sebagai suatu semangat guna menumbuhkan keterkaitan antar sektor, antar wilayah, antar stakeholder maupun keterkaitan dalam sama membangun Sumbawa yang hebat dan bermartabat. “Harus kita sadari bahwa Kabupaten Sumbawa masih membutuhkan banyak pembiayaan untuk melaksanakan pembangunan. Untuk itulah sinergi kegiatan antara desa dengan kecamatan dan kabupaten, mampu dilanjutkan dan disingkronkan dengan pemerintah yang lebih tinggi,” ujarnya seraya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Alas, Pemerintah Desa Kalimango serta seluruh masyarakatnya yang telah berperan sangat besar dalam menyukseskan BBGRM XIII dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-44 tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2016.
Sebelumnya, Camat Alas, Lukmanuddin S.Sos menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kabupaten yang menunjuk Kecamatan Alas sebagai pusat pelaksanaan BBGRM dan HKG PKK Tahun 2016 ini. Kepercayaan tersebut membangkitkan semangat gotong-royong masyarakat yang selama ini  kian memudar. Dengan semangat ini juga membangkitkan kesadaran masyarakat khususnya di Kecamatan Alas untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat sehingga di masa mendatang mampu melahirkan generasi sehat dan cerdas.  
Sementara Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Sumbawa, Tarunawan S.Sos juga mengakui jika saat ini gaung gotong-royong semakin meredup. Karena itu melalui BBGRM ini gaung gotong-royong kembali menggema sebagai salah satu kearifan lokal. Namun untuk eksistensinya semangat dan kegiatan ini harus ada landasan hukum yang kuat di daerah. Sebab sampai sekarang Sumbawa belum memiliki kebijakan baik dalam bentuk peraturan bupati (Perbup) maupun Peraturan Daerah (Perda). “Ini menjadi PR yang harus dipikirkan untuk direalisasikan,” pungkasnya.

















Senin, 02 Mei 2016

UPACARA HARDIKNAS 2016 BERLANGSUNG HIKMAD DAN MERIAH

Penyelenggaraan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 (02/05) di Kabupaten Sumbawa yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Sumbawa berlangsung dengan hikmad dan meriah. Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah bertindak langsung selaku Inspektur Upacara. Upacara yang dihadiri oleh SKPD, Para Guru dan jajaran Pendidikan Nasional kabupaten Sumbawa ini, diawali dengan penyerahan Hadiah Lomba pada kegiatan berbagai lomba yang diselenggarakan oleh Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sumbawa secara simbolis kepada Juara Pertama.