Jumat, 22 April 2016
MENJELANG BBGRM XIII DAN HKG PKK KE-44, PEMKAB GELAR RAPAT KOORDINASI
Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Koordinasi persiapan dan pemantapan BBGRM dan HKG PKK Ke 44 yang dilaksanakan di lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa pada Senin (22/4/2016). Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Tarunawan S.Sos.,SP dalam laporan singkatnya menyampaikan, Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat sebagai amanat keinginan nurani rakyat yang diwujudkan melalui Permendagri No. 42 Tahun 2005, sejatinya ditujukan untuk mengaktualisasikan dan merevitalisasi semangat gotong royong keposisi yang sebenarnya. Sudah menjadi hukum alam, kegiatan yang berlangsung terus menerus dari sekian lama akan kehilangan makna apabila hanya cenderung menjadi rutinitas dan seremonial semata. Dengan adanya gotong royong masyarakat, memberi peran penting dalam membangun sistem sosial, mengingat bangsa Indonesia memiliki beragam suku dan etnis yang beragam. Sekarang, kegiatan gotong royong semakin jarang terlihat. Karena karakter masyarakat pada masa sekarang ini cenderung individualis yang cenderung menjadikan uang dapat membeli segalanya. Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah dalam sambutan singkatnya menyampaikan, kegiatan BBGRM sudah sejak lama rutin dilaksanakan oleh Kabupaten Sumbawa. Agar kegiatan BBGRM tidak hanya menjadi kegiatan seremonial dan kegiatan yang membosankan, dalam pelaksanaannya dilaksanakan dengan kegiatan yang lebih santai, agar kegiatan gotong royong nantinya dapat menyentuh dan menggerakan hati masyarakat. Dengan adanya kegiatan gotong royong juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara SKPD yang datu dengan SKPD yang lain, juga akan semakin mendekatkan hubungan antara Pemerintah dengan masyarakat.
Selasa, 19 April 2016
Bupati Sumbawa antusias laksanakan Panen Raya Jagung dan Pengolahan Pakan Ternak
Upaya-upaya strategis dilakukan oleh pemerintah daerah bersama masyarakat petani untuk mewujudkan Kabupaten Sumbawa sebagai sentra jagung di NTB bahkan di kawasan Indonesia Timur. Dari hulu sampai hilir terus diprogramkan secara serius dan dikawal secara optimal. Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura bekerjasama dengan Serikat Masyarakat Kota (Semak) dan pihak swasta sumbawa menyelenggarakan Panen Raya Jagung dan Pengolahan Pakan Ternak dengan menggunakan teknologi modern, Selasa (19/04/2016)
Bertempat di kawasan Samota yang kini menjadi salah satu wilayah tumbuh kembang baru di Kabupaten Sumbawa, Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril, B.Sc dengan antusias memulai Panen Raya Jagung dan Pengolahan Pakan Ternak di lahan jagung seluas kurang lebih 40 hektar yang sudah siap panen. Didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa L. Budi Suryata, SP, Ketua Komisi I DPRD Sumbawa selaku Penasehat Serikat Masyarakat Kota Syamsul Fikri, S.Ag, M.Si, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Ir. Talifuddin, M.Si, Kepala BP4K Ir. Sigit Wratsongko, para penyuluh pertanian dan para kelompok tani menyaksikan Panen Raya Jagung dan Pengolahan Pakan Ternak dengan menggunakan mesin perontok jagung mobile, dan pembuatan pakan ternak dari ampas batan dan daun jagung.
Bupati Sumbawa dan Ketua DPRD Sumbawa berkesempatan mencoba langsung penggunaan mobil untuk panen jagung, serta melihat secara langsung pembuatan pakan ternak yang sangat praktis, mudah dan mampu bertahan selama kurang lebih 2 tahun.
Dengan teknologi yang diperkenalkan ini, akan memberikan nilai tambah bagi petani dan efisiensi yang menguntungkan dalam melakukan panen jagung, sekaligus memjadikan kulit dan batang jagung menjadi produk yang bermanfaat untuk mendukung sektor peternakan.
#sahabat
Bertempat di kawasan Samota yang kini menjadi salah satu wilayah tumbuh kembang baru di Kabupaten Sumbawa, Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril, B.Sc dengan antusias memulai Panen Raya Jagung dan Pengolahan Pakan Ternak di lahan jagung seluas kurang lebih 40 hektar yang sudah siap panen. Didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa L. Budi Suryata, SP, Ketua Komisi I DPRD Sumbawa selaku Penasehat Serikat Masyarakat Kota Syamsul Fikri, S.Ag, M.Si, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Ir. Talifuddin, M.Si, Kepala BP4K Ir. Sigit Wratsongko, para penyuluh pertanian dan para kelompok tani menyaksikan Panen Raya Jagung dan Pengolahan Pakan Ternak dengan menggunakan mesin perontok jagung mobile, dan pembuatan pakan ternak dari ampas batan dan daun jagung.
Bupati Sumbawa dan Ketua DPRD Sumbawa berkesempatan mencoba langsung penggunaan mobil untuk panen jagung, serta melihat secara langsung pembuatan pakan ternak yang sangat praktis, mudah dan mampu bertahan selama kurang lebih 2 tahun.
Dengan teknologi yang diperkenalkan ini, akan memberikan nilai tambah bagi petani dan efisiensi yang menguntungkan dalam melakukan panen jagung, sekaligus memjadikan kulit dan batang jagung menjadi produk yang bermanfaat untuk mendukung sektor peternakan.
#sahabat
Bupati Sumbawa hadiri Purna Siswa SMAN 2 Sumbawa
Diawali dengan parade Taruna Dadara Smanda sekaligus menyambut kedatangan Bupati Sumbawa, kegiatan Purnasiswa SMAN 2 Sumbawa berlangsung meriah. Setelah parade Taruna Dadara Smanda, kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukkan Tari Sier Deneng oleh sepuluh orang siswi SMAN 2 Sumbawa, dimana kegiatan Purnasiswa digelar di Gedung Wanita Sumbawa pada Selasa (19/4/2016).
Kepala Sekolah SMAN 2 Sumbawa Drs. H. M. Tahir, S.Pd dalam laporan singkatnya menyampaikan, apresiasi yang tinggi kepada Bupati Sumbawa yang telah menyempatkan hadir dalam kegiatan tersebut. “kehadiran Bapak Bupati dalam acara Purnasiswa ini menjadi motivasi yang tinggi bagi kami semua warga SMAN 2 Sumbawa, khususnya saya sendiri,” ungkapnya.
Selanjutnya, Haji Tahir sapaan akrab Kepsek SMAN 2 Sumbawa menyampaikan bahwa, dalam kegiatan Ujian sekolah dan Ujian Nasional yang telah digelar tanggal 4 hingga 9 April lalu diikuti oleh 207 orang peserta yang terdiri dari 131 orang peserta jurusan IPA, dan 76 orang peserta jurusan IPS. Dimana dalam ujian nasional dibagi menjadi tiga sesi dan ditempatkan di dua ruangan. Harapannya, para siswa bisa mencapai kelulusan 100 persen. Selain itu, ada beberapa prestasi yang diperoleh siswa – siswi SMAN 2 Sumbawa, diantaranya Juara 1 Rohis tingkat Provinsi NTB, dan akan melanjutkan kejuaraan Rohis tingkat Nasional, menjadi Duta Anak Nasional, dan lain sebagainya. Empat orang siswa siswi SMAN 2 Sumbawa juga diterima di perguruan tinggi luar negeri, diantaranya 1 orang diterima di salah satu universitas di Jerman, dan 3 orang diterima di salah satu universitas di Cina.
Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril, B.Sc dalam sambutannya menyampaikan, “saya sangat mengapresiasi kemajuan yang pesat di SMAN 2 Sumbawa. Para siswa – siswi dengan sigap dan penuh kreatifitas memberikan suguhan pertunjukkan yang luar biasa. Kehadiran saya semata – mata karena ingin menyaksikan siswa siswi yang berhasil. Ada capaian yang berbentuk penghargaan yang membuat saya bangga. Menjadi perhatian kita bersama, karena dibalik keberhasilan yang telah dicapai, masih banyak kekurangan yang harus kita perbaiki,” tutur Bupati Sumbawa.
Selanjutnya, Haji Husni sapaan akrab Bupati Sumbawa menyampaikan, semoga para siswa mendapat ilmu yang barokah. “Namun demikian, saya berharap anak-anakku sekalian tidak lantas berpuas diri dengan apa yang telah didapatkan hari ini, karena prosesi wisuda purnasiswa ini sejatinya merupakan sebuah langkah awal dari langkah-langkah berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas diri dalam menghadapi tantangan hidup yang semakin kompleks,”harapnya.
Bupati Sumbawa menambahkan, pendidikan bukan hanya sebuah kewajiban, lebih dari itu pendidikan merupakan sebuah kebutuhan. Dimana manusia akan lebih berkembang dengan adanya pendidikan. Pendidikan merupakan suatu proses yang panjang dan berlangsung terus menerus. Pendidikan juga memiliki tujuan sebagai titik tolak dalam perjalanannya. Sebuah pendidikan akan selalu di arahkan pada sebuah tujuan yang dapat membawa sebuah fungsi kebermanfaatan. Terlepas dari pandangan itu semua, sebenarnya pendidikan adalah sesuatu hal yang luhur. Dimana suatu pendidikan tak hanya sebatas dalam lembaga formal saja tetapi pendidikan juga ada dilingkungan informal, karena hakikatnya kita lahir sampai akhir hayat. Teruslah belajar dan belajar untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas diri karena belajar itu dapat dilakukan dimana saja.
“Dengan melihat berbagai fenomena yang ada di masyarakat tentang penyelenggaraan pendidikan utamanya menyangkut pembiayaan, serta terdorong oleh kesadaran bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang berpengaruh terhadap kemajuan peradaban suatu bangsa, maka pemerintah daerah dalam hal ini terus berkomitmen terhadap dunia pendidikan, yakni dengan secara bertahap meningkatkan anggaran pendidikan, terutama yang diarahkan untuk peningkatan kualitas pendidikan melalui peningkatan sarana, prasarana maupun sumber daya manusia. Karena itu, agar terbangun kembali gairah pemberdayaan dan kemandirian masyarakat dalam bidang pendidikan, maka saya juga mengajak kepada masyarakat Sumbawa untuk ikut serta berpartisipasi menangani masalah pendidikan, baik menyangkut peningkatan kualitas maupun pemerataan pendidikan,” ungkap Haji Husni.
#ppid.sumbawakab.go.id
Kamis, 14 April 2016
Target Swasembada Pangan, Bupati Sumbawa buka Rakor Perluasan Areal Sawah Baru dan Pengembangan Jaringan Irigasi
Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Sumbawa melaksanakan rapat koordinasi cetak sawah baru dan pengembangan jaringan irigasi tahun 2016. Kegiatan ini terlaksana di halaman kantor setempat pada Kamis (14/4/2016). Hadir Bupati Sumbawa, Kepala Pelaksana lapangan Direktorat ZENI TNI AD, Wakil Ketua DPRD Kab. Sumbawa, Dandim 1607 Sumbawa, para Kepala SKPD terkait dan para peserta rapat.
Dalam laporannya Kepala Dinas Pertanian TPH Ir. Talifuddin, M.Si menyampaiakan saat ini akan mulai dijalankan program cetak sawah baru 4.000 hektare dan pengembangan jaringan irigasi seluas 6.450 hektare, sehingga kalau ditotal semuanya hampir Rp 80 milyar. Ada beberapa kecamatan yang tidak termasuk dalam cetak sawah tahun ini, yaitu Kecamatan Unter Iwes, Batu Lanteh, Sumbawa, Labuhan Badas, dan Labangka. Peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut sebanyak 300 orang, yang terdiri dari kelompok cetak sawah baru dan kelompok pengembangan jaringan irigasi. Termasuk steakholder untuk mensukseskan program 4.000 hektare cetak sawah. ‘’Mudah – mudahan kita terus menjalin kerjasama yang baik, agar program ini berjalan dengan lancar,’’ ujarnya.
Ditempat yang sama, perwakilan Dinas Pertanian TPH NTB Ir. Hadi Irfan Zahidi, MM menyampaikan, di Sumbawa masih banyak lahan yang bisa digunakan untuk cetak sawah baru. Dari 4.000 hektare cetak sawah ini, pihaknya berkomitmen untuk menanam padi dalam rangka swasembada pangan. Cetak sawah ini sebenarnya tidak hanya untuk swasembada padi, tetapi juga sebagai pemicu untuk keterlibatan dinas terkait dalam membangun sektor pertanian.
Sementara Bupati Sumbawa H.M. Husni Djibril, B.Sc dalam sambutannya menyampaikan, lahan-lahan terlantar di Sumbawa ini cukup banyak. Tinggal bagaimana masyarakat Kabupaten Sumbawa menyambut program ini. Sehingga yang harus dilakukan saat ini adalah pendekatan kelompok, bukan orang perorang. Yang paling penting dalam program ini adalah tidak ada sedikitpun keterlibatan Kepala Dinas atau perangkat kerja Pemerintahan Sumbawa. Karena seluruh anggaran dari program tersebut langsung masuk kerekening masing – masing kelompok.
Oleh sebab itu, anggaran tersebut harus dijaga dan jangan disalahgunakan. Ini menjadi perhatian yang sungguh – sungguh bagi kita semua. Karena program ini merupakan hajat bagi semua pihak, bagaimana menciptakan masyarakat Sumbawa yang sejahtera. ‘’Itu yang menjadi tujuan akhir dari program ini. Hajat Negara bagaimana menciptakan masyarakat adil dan makmur. Insaya Allah kita menjadi surplus beras. Tetapi kita masih juga dijajaki dengan cetak sawah baru, yang hajatnya tidak lain bahwa Sumbawa lah tempat bercocok tanam,’’ tutur Bupati Sumbawa.
Kabupaten Sumbawa Raih Penghargaan "Komitmen Pengembangan Perpustakaan"
Kabupaten Sumbawa bersama 79 daerah lainnya di Indonesia, memperoleh penghargaan atas Komitmen Pengembangan Perpustakaan yang diterima oleh Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah pada acara “Lokakarya Membangun Komitmen Pengembangan Perpustakaan”. Acara lokakarya yang bertajuk “Road to Building Commitment” tersebut dihadiri oleh 560 peserta, Didukung oleh 98 pemimpin daerah dari berbagai penjuru kabupaten/kota termasuk Kabupaten Sumbawa. Bertempat di The Westin Hotel, Nusa Dua Bali, 13-15 April 2016 acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Bali dan Kementerian Dalam Negeri. Tutut menghadiri kegiatan dimaksud adalah Kepala Arpusda Kabupaten Sumbawa H. Sahril, S.Pd, M.Pd
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi program PerpuSeru melangkah dari Sabang sampai Merauke, dimana ada sekitar 98 pemimpin daerah termasuk Kabupaten Sumbawa akan mendukung aksi pengembangan perpustakaan tersebut. Karena tak dipungkiri, dukungan para pemimpin daerah mutlak diperlukan untuk perluasan perpustakaan yang berbasis teknologi, sesuai visi-misi PerpuSeru. “PerpuSeru menjelajah Sabang sampai Merauke” dan “PerpuSeru untuk Hidup Lebih Baik” adalah tema besar yang disampaikan dalam rangkaian acara tersebut.
PerpuSeru merupakan program yang diselenggarakan dalam rangka membantu mengembangkan perpustakaan umum menjadi pusat belajar masyarakat, termasuk diantaranya memiliki kemampuan untuk memberdayakan perempuan, remaja, dan wirausaha berbasis teknologi dan informasi. Program PerpuSeru tak hanya menyediakan sarana membaca lewat buku tetapi juga layanan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Program ini telah bergerak sejak November 2011, dan didukung oleh Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) dan Bill & Mellinda Gates Foundation (BMGF). Sebelumnya sejak tahun 2012 telah ada 19 daerah di Indonesia yang telah bermitra dengan Perpuseru. Selain ke-118 perpustakaan yang telah bekerja sama termasuk Kabupaten Sumbawa, rencana selanjutnya dari program PerpuSeru adalah meluaskan cakupan area hingga ke-80 kabupaten/kota di 18 provinsi di seluruh Indonesia. Tentu saja, dukungan nyata dari para stakeholder sangat dibutuhkan agar program ini terus berjalan. Dukungan nyata dari setiap pihak akan semakin membangkitkan semangat untuk mengembangkan perpustakaan jadi lebih baik, untuk hidup lebih baik.
“Commited to Library Development to improve quality of life”, itulah slogan yang senantiasa dikumandangkan oleh PerpuSeru. Ya, untuk hidup lebih baik!
#sahabat
Selasa, 12 April 2016
WAGUB NTB FASILITASI PERTEMUAN PENYELESAIAN PERSELISIHAN BATAS KABUPATEN SUMBAWA-KSB
Dalam
rangka penyelesaian perselisihan batas daerah antara Kabupaten Sumbawa dan KSB,
Pemerintah Provinsi NTB untuk kesekian kalinya kembali mengundang Pemkab
Sumbawa dan Pemerintah KSB untuk membicarakan masalah tersebut. Bertempat di
Ruang Rapat Wakil Gubernur NTB, pada hari Selasa (12/04/2016) Bupati Sumbawa H.
M. Husni Djibril, B.Sc dan Bupati KSB Dr. H. W. Musyafirin bertemu guna
membahas penyelesaian batas daerah yang
telah berlangsung sejak tahun 2006.
Rapat
yang langsung dipimpin oleh Wakil Gubernur NTB H. Muhammad Amin, SH, M.Si
tersebut dimulai sejak pukul 10.00 Wita. Dalam memfasilitasi penyelesaian batas
Kabupaten Sumbawa-KSB, Wakil Gubernur NTB didampingi oleh Kepala Biro
Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi NTB dan staf terkait. Pertemuan yang berlangsung sekitar 3 jam
tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan yang dituangkan dalam bentuk Berita
Acara yang ditandatangani bersama oleh kedua belah pihak yang disaksikan oleh
Wakil Gubernur NTB.
Adapun kesepakatan yang diambil antara lain :
1. Kabupaten Sumbawa Barat sepakat dengan Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 298 Tahun 2009 yaitu penarikan garis batas opsi A.
2. Kabupaten Sumbawa tidak sepakat dengan Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 298 Tahun 2009, melainkan memilih penarikan garis batas opsi C.
3. Guna mencari penyelesaian yang komprehenship Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat sepakat menyerahkan penyelesaian tentang penyelesaian batas daerah kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat (Kementerian Dalam Negeri) dan akan menerima sepenuhnya hasil keputusannya.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Bupati Sumbawa didampingi oleh Asisten Pemerintahan Sekda Sumbawa, sedangkan Bupati Sumbawa Barat didampingi oleh Plt. Sekda KSB dan Kepala Bagian Pemerintahan Setda KSB.
#Siaran Pers Humas Sumbawa
Minggu, 10 April 2016
WAKIL BUPATI SUMBAWA PIMPIN ARMADA SANGORO KAWAL ALUNAN SEMESTA - FESTIVAL PESONA TAMBORA 2016
Pesona Tambora menjadi salah satu magnet kreasi para
seniman dan budayawan. Setelah semalam para seniman 12 negara mempertontonkan
kepiawaiannya di Wisma Daerah dan tajuk “Alunan Semesta 2016”, siang ini pula
para seniman akan melanjutkan ziarah lautan untuk menuju Gili Meriam Rea atau
Pulau Gambus. Sebuah pulau yang mirip dengan gambus yang kemudian menjadi arena
ekspresi moving festival.
Acara moving
festival di Pulau Gambus diawali dengan Parade Perahu Hias yang dilepas
langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah di Labuhan Sangoro
Kecamatan Maronge, sebuah spot pelabuhan yang mampu menjadi jangkar untuk
menuju ke beberapa pulau-pulau kecil yang indah di kawasan Teluk Saleh bahkan
menuju ke Tambora sekalipun. Tak ayal,
puluhan perahu hias yang menunggu kedatangan Wakil Bupati Sumbawa sejak pagi membentuk
sebuah armada lautan memenuhi perairan Sangoro.
Sekretaris Daerah Drs. H. Rasyidi, Kepala Disporabudpar Kab. Sumbawa H. Amri,
M.Si, Kepala Dislutkan Kab. Sumbawa Ir. H. Junaidi, M.Si, yang turut mendampingi Wakil Bupati Sumbawa bersama
rombongan seniman yang dimotori oleh budayawan nasional Taufiq Rahzen kemudian bergerak
bersama Wakil Bupati Sumbawa menuju ke Pulau Gambus. Sesaat di Pulau Gambus, Mustafa dan Salim DEBU
dan seniman lainnya kembali mengalunkan nada indah dari rebana, gitar, gambus,
violin, cello yang diikuti oleh seluruh peserta Parade Perahu Hias. Disela-sela pertunjukan gambus lautan, aktor senior
Ray Sahetapy berhasil menjejakkan kakinya dipuncak Pulau Gambus.
Selanjutnya Lomba
Mancing dengan Layangan dimulai yang mengitari Gili Dempu, sebuah pulau besar
yang berada ditengah-tengah antara Gili Gambus dan Gili Tapan yang finish di
Gili Tapan. Wakil Bupati Sumbawa dan seluruh rombongan seniman sampai di Gili
Tapan disambut dengan penyambutan adat Gili Tapan. Alhasil, seluruh armada Sangoro berhasil
mengawal alunan semesta 2016 sampai ke Gili Tapan, sebuah tempat yang secara geografis terletak ditengah meredian
Indonesia, menyimpulkan keseimbangan, jalan tengah, harmoni dan perdamaian.
#sahabat
#pesonalomboksumbawa
#festivalpesonatambora
Langganan:
Postingan (Atom)




